ORION HOLIDAY

Paket Tour,Bus Pariwisata & Mobil Rental
PADANG
SUMATERA BARAT




Orion Holiday merupakan spealisasi BIRO PERJALANAN WISATA PADANG atau TRAVEL AGENT DI KOTA PADANG yang mempunyai legalitas dengan nama PT.ORION GRAHA WISATA yang akan membuat perjalanan anda sangat berkesan dan berarti disetiap waktunya. Orion holiday merupakan perusahaan perorangan yang telah disahkan oleh akta notaries No. 30 Tahun 2012 yang berbadan hukum. Orion holiday Rental Mobil padang Proffesional dan Terpercaya Hub. 08116642020 atau di 081374445000, BBM 59A5972F dan whatsapp 081374445000



kami juga menyediakan jasa sewa dan rental all New Kijang Innova reborn, Toyota Avanza, Toyota Hiace, Isuzu elf, Toyota Alphard, All New AVANZA, Toyota Fortuner, Mobil Mini Bus LAINNYA dan Bus Pariwisata Terbaru yang pasti nya sangat aman dan nyaman serta mobil yang bersih dan driver yang berpengalaman





OUR SERVICE

Paket Tour Wisata Padang - Bukittingi 3 Hari 2 Malam

Paket Tour Wisata Padang - Bukittingi 4 Hari 3 Malam

Paket Tour Wisata Padang - Bukittingi 5 Hari 4 Malam

Rental Mobil Padang

Rental Mobil Padang (4x4 / double cabin

Sewa Bus Pariwisata Padang

Sewa miniBus ELF Pariwisata Padang

Sewa Van Toyota Hiace Pariwisata Padang

Sewa Mobil Avanza/Xenia Padang

Sewa Mobil Toyota Innova Reborn Padang





"Article"

Sambut Ramadhan 2020 di Tengah Situasi Pandemi Covid19
2020 atau 1441 Hijriah akan segera datang. Pada 23 April 2020, Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat melalui video conference dan bisa disaksikan masyarakat secara streaming. Situasi Ramadhan tahun 2020 berbeda dibandingkan tahun sebelumnya atau sepanjang perjalanan Ramadhan yang dilalui umat Muslim. Di tengah situasi pandemi virus corona, masyarakat diimbau untuk banyak berdiam diri di rumah, termasuk beribadah. Di media sosial, banyak yang berharap situasi wabah virus corona segera berakhir, dan berharap Ramadhan bisa berlangsung seperti tahun-tahun sebelumnya.



Imbauan Kementerian Agama

Kementerian Agama juga sudah mengeluarkan imbauan kepada umat Muslim untuk melakukan rangkaian ibadah Ramadhan 2020 di rumah.
Melakukan ibadah dari rumah disebut sebagai pilihan terbaik untuk dijalankan saat ini karena wabah virus corona di Indonesia. Langkah ini bagian dari salah satu upaya mencegah terjadinya penyebaran dan penularan virus. Saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (18/4/2020) pagi,


Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bmas) Islam, Kamaruddin Amin, mengatakan, Kemenag telah menyampaikan imbauan tersebut melalui keterangan resmi. Ia menyebutkan, hal tersebut disampaikan dalam siaran pers di Gedung BNPB, Jumat (17/4/2020). "Saya ingin mengajak kita semua, mari mantapkan hati, ikhlaskan diri, dan yakini bersama bahwa berada di rumah, beribadah di rumah selama Ramadhan adalah sebuah keharusan dan pilihan yang harus kita ambil. Insya Allah, Allah memberkahi kita semua," ujar Kamaruddn.

Berdiam di rumah, termasuk dalam menjalankan ibadah Ramadhan disebut sebagai upaya pencegahan Covid-19 yang sesuai dengan imbauan pemerintah dan Badan Kesehatan Dunia (WHO). "Meskipun kita sama-sama memahami dan menyadari betapa pentingnya dan betapa mulianya berada dan beribadah di masjid, dalam konteks seperti sekarang ini, wajib hukumnya bagi kita semua untuk berada dan beribadah di rumah," ujar dia. Kamaruddin berharap, peraturan yang ada saat ini tidak akan menurunkan tingkat kekhusyukan masyarakat dalam menunaikan rangkaian ibadah Ramadhan. Panduan ibadah Ramadhan Sebelumnya,


Kemenag telah menerbitkan edaran terkait panduan ibadah Ramadhan yang ditandatangani oleh Menteri Agama Fachrul Razi. Panduan ini dibuat agar masyarakat tetap bisa beribadah sesuai syariat agama sekaligus mencegah penularan Covid-19 di masyarakat.

Berikut ini beberapa panduan terkait pelaksanaan ibadah yang disampaikan dalam edaran tersebut:

1. Sahur dan buka puasa dilakukan oleh individu atau keluarga inti, tidak perlu sahur on the road atau buka bersama. Buka puasa bersama di lembaga pemerintahan, swasta, maupun musala ditiadakan.

2. Shalat tarawih dilakukan secara individual atau berjamaah bersama keluarga inti di rumah. Tarawih keliling (tarling) juga tidak diperkenankan.

3. Peringatan turunnya Al Quran atau Nuzulul Quran dengan mengundang penceramah dan massa yang besar ditiadakan.

4. Membaca Al Quran dilakukan dari rumah, sesuai perintah Rasul untuk menyinari rumah.

5. Tidak berdiam diri di masjid/musala selama 10 hari terakhir atau I'tikaf.

6. Pelaksanaan shalat Idul Fitri menunggu fatwa dari Majelis Ulama Indonesia.

7. Tidak dibenarkan melakukan takbiran keliling, takbir dilakukan di masjid/musala saja.

8. Pesantren kilat boleh dilakukan selama melalui perangkat elektronik.

9. Silaturahim yang biasa dilakukan saat Idul Fitri dilakukan via media sosial atau telepon video saja.

10. Untuk pengumpulan dan penyaluran zakat, diimbau untuk semaksimal mungkin meminimalisir terjadinya kontak fisik dan pengumpulan massa.


Proses pengumpulan zakat bisa dilakukan dengan sistem jemput atau transfer perbankan. Sementara, penyalurannya sebaiknya diberikan secara langsung kepada penerima dengan sebelumnya dilakukan pendataan yang tepat.

Sumber : Kompas.com dengan judul "Menyambut Ramadhan 2020 di Tengah Situasi Pandemi Virus Corona...", https://www.kompas.com/tren/read/2020/04/18/094838065/menyambut-ramadhan-2020-di-tengah-situasi-pandemi-virus-corona?page=all.
Count of comments: 0
Posted on 21 Apr 2020 by admin

Powered by CuteNews

2012 - 2019©Orion Holiday